Dispenser nyala terus, alas tangan atau kue gorengan saja ambil kertas HVS baru, tv nyala terus gk ada yg nonton, AC lupa matiin, air ledeng mengalir trus krn kran rusak. Dan itu terjadi tiap hari di kantor. Kalau dingatkan bilang, "duit negara kan banyak". Tahu kah bahwa, negara ini sudah hampir bangkrut!
Bahkan kalau pun menginap di hotel mewah, tidak berarti boleh buang-buang listrik dan air. Kecuali kalau kita manfaatkan itu sudah menjadi hak kita. Kalau kita buang juga kita tidak dapat untung apa-apa.
Apa untungnya kita meninggalkan TV terus menyala sementara kita tidak disana. Apa untungnya, air meluber kemana-mana padahal tidak bisa untuk berenang. Apa untungnya AC kita tinggal menyala, padahal kalau kita datang sore juga udara sudah dingin. Mereka bilang, "kan kita yang bayar hotel". Tahu kah bahwa banyak petani tidak bisa tanam karena air tidak cukup. Banyak rumah yang aliran listriknya tidak menentu, bahkan ada yang belum dapat jaringan listrik.
Kawan..
Aku tidak melarangmu nonton TV semalam suntuk. Aku jg tidak melarangmu kau hidupkan AC sampai tubuhmu menggigil kedinginan. Aku tidak melarangmu mandi di bath-tub dengan air berlimpah.
Yang aku sesali adalah ketika kau membuang-buang listrik dan air, padahal kau juga tidak mendapatkan manfaat apa-apa. Hanya karena malas pencet tombol power atau malas putar kran sampai penuh, kau biarkan uang terbuang sia-sia. Sedihnya lagi, kebiasaan itu sudah bertahun-tahun.
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apabila tanggapan Anda lebih dari 2 paragraf, silahkan posting melalui email dengan subject="Judul Tulisan" (tanggapan terhadap "Judul Tulisan Ini") kirim ke dialogtika.wargahmi@blogger.com
Silahkan menanggapi :-)